Selamat Datang Di MiningForce.bloggspot.co.id blog yang membahas seputar ilmu pertambangan, Tutorial dan info menarik seputar pertambangan seperti:
* Geologi adalah ilmu (sains) yang mempelajari bumi, komposisinya, struktur, sifat-sifat fisik, sejarah, dan proses pembentukanya. Orrang yang mempelajari geologi disebut geolog
* Geoteknik adalah salah satu cabang ilmu teknik sipil. Didalamnya diperdalam pembahasan mengenai permasalahan kekuatan tanah dan batuan serta hubunganya dengan kemampuan menahan beban bangunan yang berdiri diatasnya.
Juga Membahas Tutorial-tutorial seputar softwear yang dipakai di dunia pertambangan, seperti :
*Tutorial Minescape, dimana minescape adalah rangkaian solusi terintegrasi yang dirancang untuk operasi pertambangan dengan sistem open cut dan underground. Minescape menghasilkan pemodelan geologi yang luas dan memiliki fungsi desain tambang.
* Surpac Tutorial, dimana surpac adalah softwear yang sudah dikenal didunia pertambangan tidak hanya untuk engineer tapi juga dapat digunakan untuk geologi, surveying dan juga untuk IT dan finance, Data yang diberikan berupa data dalam mining dan juga eksplorasi. Surpac dapat mengolah data, membuat model cadangan dan estimasi, perhitungan volume dan sistem grade control.
Tutorial Auto Cad LD, Tutorial X-pact dll. E-book yang bisa di download secara gratis.

Semua ilmu menarik seputar pertambangan dibahas disini, semua kegiatan pertambangan Insha Allah juga akan kami bahas satu persatu secara detail.


Perhitungan Produksi Motor Grader / Motor Perata

Grader atau umum disebut road grader adalah alat berat dengan pisau panjang yang digunakan untuk meratakan permukaan dalam proses perataan. Umumnya grader memiliki tiga as roda dengan kabin dan mesin berada diatas roda belakang disatu ujung kendaraan dan as ketiga pada bagian ujung depan kendaraan, dengan blade berada diantaranya.

Artikel Terkait : Perhitungan Produksi Motor Scrapper atau Motor Sekrap
                        Perhitungan Produksi Dump Truck
                        Produksi Excavator Hidrolis
                        Perhitungan Produksi Dozer Shovel Dan Wheel Loader
Motor Grader / Road Grader

Perhitungan Produksi Motor Grader / Motor Perata / Road Grader
     Motor grader dapat digunakan untuk bermacam-macam keperluan, misalnya untuk pemiharaan jalan, perapihan akhir untuk jalan tanah, pembuatan trens dan pemotongan tebing.
Jadi ada beberapa metode/cara untuk menghitung kapasitas operasinya :

1. Perhitungan luas operasi perjam (m² /jam)
Catatan : Grader biasanya bekerja dijalur-jalur panjang, jadi waktu yang diperlukan untuk pindah persneling atau balik dapat diabaikan.

(1). Kecepatan kerja (V) untuk :
  • Perbaikan jalan biasnya     2    ÷ 6 km/jam
  • Pembuatan trns                 1,6  ÷ 4 km/jam
  • Perapihan tebing                1,6 ÷ 2,6 km/jam
  • Penggusuran salju               7    ÷ 25 km/jam
  • Perataan medan                  1,6 ÷ 4 km/jam
  • Lenelling                             2    ÷ 8 km/jam 
(2). Panjang blade efektif (Le), lebar tumpang tindih (Lo). Karena blade biasanya miring pada waktu untuk memotong maupun untuk meratakan maka panjang efektif akan sangat tergantung pada sudut kemiringanya.
Lebar tumpang-tindih biasanya = 0,3 m.
Motor Grader / motor perata

Tabel Le - Lo, Dalam (mm)

2. Perhitungan waktu untuk perapihan medan
T  =  N x D 
         V x E
T  = waktu kerja
N = Jumlah trip
D = Jarak kerja (km)
V = Kecepatan kerja (km/jam)
E = Effisiensi kerja
 
Jumlah trip (N)
Jika grader bekerja pada suatu site, dengan jalur-jalur levelling yang sejajar, maka strip dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut :
Dimana :
W = Lebar total untuk pekerjaan levelling (m)
Le = Panjang blade efektif (m)
Lo = Lebar tumpang tindih (m)
n   = Jumlah rit yang diperlukan untuk mencapai permukaan yang dikehendaki

3. Contoh
Hitunglah waktu yang diperlukan untuk perbaikan jalan granel (lebar 9m, panjang jalan 10 km)
Grader yang digunakan GD 40 HT - 2
Penjelasan :
Jumlah trip (N)

Kecepatan kerja (V)
Jika kecepatan 5km/jam
waktu yang diperlukan (T)



Perhitungan Produksi Motor Scraper Atau Motor Sekrap

Scraper adalah alat berat yang berfungsi untuk mengeruk, mengangkut dan menabur tanah hasil pengerukan secara berlapis. Scraper bisa digunakan untuk alat pengangkutan jarak jauh (± 2000 m) pada tanah datar dengan alat penggerak roda ban.
Motor Scraper

Artikel Terkait : Perhitungan Produksi Dump Truck
                            Peroduksi Excavator Hidrolis
                            Perhitungan Produksi Dozer Shovel Dan Wheel Loader
                            Perhitungan Produksi Bulldozer
                            Perhitungan Produksi Alat Berat
                            Perbandingan Produktivitas Excavator Cat Dan Kobelco
Rumus Perhitungan Produksi Motor Scraper :
Rumus Produktivitas Motor Scraper
Dimana :
Q   : Produksi per jam (m³/jam)
q    : Produksi per siklus (m³)
Cm : Waktu siklus (menit)
E    : Effisiensi kerja

1. Kapasitas bowl (bowel/sudu) (q) : q = q₁ x K

Kapasitas sudu motor sekrap adalah merupakan volume kapasitas sudu munjung yang dinyatakan dalam spesifikasi alat yang dikeluarkan oleh pabrik pembuat atau dari tes yang kita laksanakan dikalikan dengan faktor pemuatan yaitu faktor yang memperhitungkan pemuatan karena tipe tanah yang diangkut.
Motor scraper / Motor sekrap

Dimana : q₁ = kapasitas munjung yang tercantum dalam spesifikasi alat
               K = Faktor pemuatan (pay load factor)

Jumlah tanah yang dapat dimuat kedalam bowel dari motor scraper tergantung tipe tanah yang dikeruk.

Tabel berikut dapat digunakan untuk memperkirakan besarnya faktor pemuatan.

2. Kapasitas bowel / sudu SAE.
Kapasitas bowel/sudu dari motor scraper  dapat dihitung sebagai berikut :
Kapasitas munjung adalah merupakan jumlah dari kapasitas peres tambah dengan volume-volume dari bentuk-bentuk steremetris  V₁, V₂, V₃, dan V₄.
Kapasitas peres dari scraper adalah volume sesungguhnya dari bowel/ sudu dan apron (pelat depan), yang dibatasi oleh garis lurus yang melalui ujung tepi pelat-pelat samping.
Jika ujung pelat depan, pada posisi tertutup, lebih rendah dari ujung pelat-pelat samping, maka kapasitas akan dibatasi oleh bidang yang melewati ujung apron (pelat depan) dan pojok-pojok dari pelat samping, atau oleh bidang dengan kemiringan 1:1 yang melewati ujung pelat depan dan bidang yang dibentuk dari ujung pelat samping, yang besarnya akan lebih kecil.

3. Waktu Siklus ( Cm)
Waktu siklus dihitung dengan menggunakan rumus berikut :
Cm   =  Waktu muat + waktu angkut + waktu belok dan tebar + waktu kembali + waktu tunggu

(1). Waktu muat
waktu muat biasnya tergantung dari hal-hal berikut :

  • Type dan kapasitas scraper
  • Type pendorong
  • Type tanah yang diangkut
  • Kondisi borrow pit (tempat pengambilan)
  • Keterampilan operator
Pemuatan sangat tergantung pada kondisi pemuatanya, untuk estimasi dapat diambil besaran-besaran berikut :

(2). Waktu muat dan waktu kembali.
Waktu muat dan waktu kembali dapat dihitung dengan menggunakan grafik tampilan travel dari spesifikasi motor scraper yang bersangkutan.
Pertama-tama bagilah jalan kerja menjadi bagian-bagian yang sesuai dengan tahanan kemiringan dan tahanan gelindingnya dan kemudian hitunglah tahanan total tiap-tiap bagian jalan kerja tersebut.
(a). Tahanan kemiringan dan tahanan gelinding
       Tahanan total dalam grafik tampilan travel dari motor scraper adalah jumlah tahanan gelinding dan tahanan kemiringan. 
Tabel tahanan gelinding
Tabel tahanan kemiringan (%) dikonversikan dari sudut kemiringan (⁰)
(b). Seleksi kecepatan travel.
       Tentukan kecepatan travel dari alat pada tiap-tiap bagian kerja dengan menggunakan grafik tampilan travel.
Kecepatan dihitung dengan cara yang sama seperti dump truck. Harga yang didapat adalah kecepatan maksimum teoritis, dan dapat dihitung kecepatan sesungguhnya tergantung dari kondisi operasi alat yang bersangkutan.

➡ Faktor Kecepatan
     Kecepatan maksimum yang dihitung dengan cara tersebut harus dijadikan kecepatan rata-rata yang menggunakan faktor konversi yang disebut faktor kecepatan.
Faktor kecepatan berbeda-beda tergantung pada apakah kendaraan mulai start pada bagian itu atau sedang berjalan.

Jika kendaraan memasuki bagian kerja sedang berjalan, maka harus diambil faktor yang lebih besar untuk jalan turunan atau faktor yang lebih kecil untuk jalan naik.
  • Kecepatan travel rata-rata. ini dapat dihitung dengan rumus : 
          Kecepatan travel rata-rata = kecepatan travel maksimum x faktor keecepatan.
  • Waktu total muatan dan kembali 

(3). Waktu buang dan kembali
       waktu buang dan kembali adalah waktu sejak alat masuk daerah pembuangan dari arah jalan kerja sampai pada waktu alat memasuki jalan-baik sesudah membuang dan menebar muatan dan berputaran untuk kembali. Waktu-waktu tersebut dapat diperkirakan seperti daftar berikut :

(4). Waktu spot dan waktu tunggu
       Waktu spot dan waktu tunggu adalah total waktu yang digunakan untuk berputar ditempat pengambilan (borrow pit), untuk ganti persnelling, dan untuk menunggu pusher, waktu idleuntuk memilih borrow pit dan sebagainya.
Waktu-waktu tersebut dapat diperkirakan dari daftar berikut :

4. Effisiensi Kerja (E)


Perhitungan Produksi Dump Truck

     Dump truck/ dumper truck adalah suatu alat yang digunakan  untuk memindahkan material pada jarak menengah sampai jarak jauh (500 m atau lebih). Muatanya diisi oleh alat pemuat, sedangkan untuk membongkar alat ini bekerja sendiri. material-material tersebut diantaranya batubara, tanah urug, pasir, batu split, nikel, bijih besi bahkan sampai sampah.

Artiket Terkait : Produksi Excavator Hidrolis
                            Perhitungan Produksi Dozer Shovel Dan Wheel Loader
                            Perhitungan Produksi Bulldozer
                            Perhitungan Produksi Alat Berat
                            Perbandingan Produksi Excavator Cat Dan Kobelco
                            Perhitungan Produksi Motor Scraper
Dump Truck 

     Sebuah dumptruck memiliki ciri yang khas  dilengkapi dengan piranti pembantu hidrolik yang terpasang dibawah bak dump truck dalam posisi tidur dengan bagian belakang berebgsel, bagian depan bak yang dapat diangkat memungkinkan isi yang dibawa dalam bak dump truck dengan mudah diturunkan dibelakang truck di likasi pengiriman. Di Inggris dan Australia istilah dump truck berlaku hanya untuk off road dan pekerjaan konstruksi saja, sementara dijalan raya kendaraan ini dikenal sebagai tipper, truck tipper (inggris) dan tip truck ( Australia).

Dump truck

Perhitungan Produksi Dump Truck

     Dalam mengoperasikan sejumlah dump truck yang sesuai demgam kapasitas loader, maka urutan perhitunganya adalah sebagai berikut :
     Menghitung siklus dump truck dengan menghitung waktu-waktu yang diperlukan yaitu :
  1. Waktu muat, yang diperlukan loader untuk memuat dump truck.
  2. Waktu angkut material dan kembali dalam keadaan kosong.
  3. Waktu bongkar muatan didaerah muatan.
  4. Waktu yang dibutuhkan dump truck untuk mengambil posisi dimuati dan untuk loader memuati dump truck.
Siklus Dump truck

Tetapi waktu rata-rata untuk kondisi-kondisi baik, sedang, kurang dapat dilihat pada tabel berikut :
(4). Waktu yang dibutuhkan dump truck  untuk mengambil posisi dimuati dan untuk loader mulai memuat dump truck.
seperti telah dijelaskan diatas , waktu siklus dump truck dapat diperkirakan dengan menggunakan harga-harga besaran  dari faktor-faktor pada paragraf 1- 4

2. Perkiraan jumlah dump truck yang dibutuhkan 
Jumlah dump truck yang dibutuhkan untuk kerja kombinasi dengan loader yang bekerja dengan effisiensi kerja maksimum dapat dihitung dengan rumus berikut :
Rumus tersebut digunakan jika dump truck bekerja pada interval yang tetap dalam menempuh siklus-siklusnya.
Jika ada hambatan yang mengganggu jalanya dump truck bekerja pada interval yang tetap pada jalan kerjanya, maka dump truck akan berderet-deret berjajar karena hambatan-hambatan tersebut.
Jika formula diatas diterapkan untuk hal seperti tersebut diatas, maka kemampuan loader akan lebih dari kapasitas muat total dari dump truck. Untuk memberi kelonggaran waktu siklus loader, maka jumlah dump truck yang dibutuhkan harus dikalikan dengan effisiensi kerja dari loader.

Perhitungan Produksi Dump Truck
Produksi perjam total dari beberapa dump truck yang mengerjakan pekerjaan yang sama secara simultan dapat dihitung dengan rumus berikut :
⇨ Kombinasi kerja antara dump truck dan loader
Jika dum truck dan loader digunakan bersama dalam suatu kombinasi, maka seyogyanya bahwa kapasitas operasi dump truck sama dengan loader tersebut.
Dari persamaan dibawah ini, jika harga persamaan di sebelah kiri lebih besar, maka group dump truck tentunya mempunyai kapasitas berlebih. Sebaliknya, jika harga persamaan di sebelah kanan lebih besar, maka group loader lebih besar kapasitasnya.
⇨ Jumlah dump truck yang diperlukan untuk standby
Sebagai tambahan pada jumlah dump truck dan loader yang sesuai dengan perhitungan perlu untuk pelaksanaan pekerjaan, masih diperlukan pula beberapa alat untuk menggantikan bilamana ada alat yang rusak agar pekerjaan tetap berjalan.

Tabel berikut dapat membantu untuk menentukan berapa dump truck cadangan (standby) yang dibutuhkan. Tergantung dari besarnya project masing-masing.

⇨ Kapasitas dump truck SAE

→  Kapasitas peres dibatasi oleh tepi terbuka dari bak bagian belakang (c) dan bidang miring 1:1 dari tepi termaksud dan disebelah atas adalah tepi mulut bak bagian atas.
→  Kapasitas munjung adalah jumlah dari kapasitas peres dan volume-volume VA, V₁.V₂ dan V₃ seperti tertera pada gambar.
→ Kedua kapasitas tersebut diatas adalah merupakan jumlah tanah yang dapat diukur untuk membandingkan dumper.

→  Contoh perhitungan
Soal :
Sebuah dump truck (Komatsu HD 200) bekerja dalam satu kombinasi dengan wheel loader (Komatsu W 170) untuk mengangkut tanah ke tempat pembuangan sejauh 500 m. Berapakah kapasitas angkut HD 200?
Kondisi kerja dumptruck :
→ Jarak angkut : - Jalan datar    450 m (belikan kecil - 2)
                           - Tanjakan         50 m (lurus)
                           - Kemiringan tanjakan  10 %
→ Kondisi jalan kerja : jalan yang permukaanya ambles, tidak pernah disiram, sama sekali tidak pernah dipelihara.
→ Type tanah : tanah liat campur pasir.
→ Effisiensi kerja : 0,83 (kondisi operasi baik sekali dan juga pemeliharaan mesin baik sekali).
→ Batas kecepatan : dipandang dari sudut keselamatan kerja, maka kecepatan maksimum berikut tidak terlampaui.
Penjelasan :
(II) Waktu buang dan waktu kembali.
Jarak buang dan kembali dan waktu yang diperlukan untuk menempuh jarak-jarak tersebut harus dihitung :

Berat netto dump truck (tidak dengan beban) = 18.500 kg (dari cataloque yang bersangkutan)
→ berat dump truck bermuatan.
Berat jenis dari tanah liat berpasir sebelum dikerjakan berkisar antara 1,7.
Untuk mendapatkan berat jenis sesudah pengerjaan tanah, maka faktor konvensi volume tanah harus diperhitungkan.
1,7 (berat jenis sebelum pengerjaan)  =
1,25 (faktor konvensi volume tanah)

1,36 (yaitu berat jenis tanah lepas).

Berat pada waktu dimuat
=  n x kapasitas bucket x faktor x B.J tanah lepas x 1000
= 4 x 3,9 m³ x 0,9 x 1,36 x 1000
= 19.090 kg

Berat dump truck bermuatan, jadi
= 18.500 + 19.090
= 37.590 kg

Dengan menggunakan grafik tempelan travel dan grafik tempilan Rim, kecepatan maksimum untuktiap bagian jalan kerja dapat dihitung.
Dari gambar 1 dan 2 dapat dihitung kecepatan-kecepatan termaksud untuk dump truck HD 200.

Dalam grafik-tampilam Rim (gambar dibawah). untuk grafik tahanan total adalah 5%. ini berarti bahwa jika truck dalam keadaan kosong dan kecepatanya F₆ seperti tertera pada diagram, maka cukup menekan pada accelerator (percepatan) dan menjaga kecepatan pada batas limitnya.


(III) Waktu buang dan waktu tunggu
         t₁ = 1,15 menit (rata-rata)

(IV) Waktu bagi dump truck untuk mengambil posisi muat dan untuk loader mulai memuat.
         t₂ = 0,3 menit (rata-rata)
(V) Waktu siklus
        Cmt = 2,04 + 3,47 + 1,15 + 0,3 = 7,0 menit

(b) Perkiraan jumlah dump truck yang dibutuhkan :
Hasil tersebut menunjukan jumlah dump truk yang diperlukan jika wheel loader w 170 yang digunakan dan effesiensi kerja dianggap sama dengan satu (es = 1,0).
Jika effisiensi kerja wheel loader sama dengan 0,83, maka jumlah dump truck yang dibutuhkan adalah :
M'  = M x 0,83 = 3,4 x 0,83 = 2,8

Didalam praktek biasanya ditentukan untuk operasi 3 unit, untuk stand by 1 unit, jadi jumlah dump truck yang dibutuhkan 4 unit untuk tiap-tiap loader.

(c) Perkiraan produksi dump truck.


                     

Surpac Tutorial - Digitizer Peta Topografi

Setelah mengenal perintah editing atau dasar pengenalan surpac pada surpac kita lanjutakan tutorial selanjutnya dengan digitizer peta topografi, Pada meja Digitizer :
  • tempel peta pada meja egak lurus dengan garis-garis yang ada pada meja digitizer, jika keluar dari garis batas bikin menjadi 2 bagian.
  • Buat titik acuan untuk menggambar, dengan mengambil 4 titik koordinar yang mudah, dan urutanya searah dengan putaran jarum jam, dan catat letak koordinatnya.
  • Hidupkan meja 
Pada surpac
Mulai job baru
  • Klik Create digitiser tablet initial tablet
    Memulai Job Digitizer Surpac
  •  Setelah initial tablet akan muncul select digitizer maksudnya milih alat digitizer yang dipakai, apply
  • Muncul perintah klik lower n upper corner. Klik pojok kiri bawah dan kanan atas pada kotak digitizer menu templat (menu yang tertera pada meja gambar).
  • Muncul perintah : Masukan 3 (titik yang ke 4 koreksi),
    Isikan koordinat Y = Norting, X = Easting
  • Pada meja gambar klik 4 titik sesuai koordinat yang dimaksud
  • Setelah titik ke 4 akan muncul 
     koordinat correction, dan cocokan dengan koordinat yang ke 4. Jika selisih X dan Y masih jauh harus diulangi. Jika sudah Apply.
  •  Setting sudah selesai tinggal memulai menggambar. Create digitizer start new string Muncul digitizer string atrubute ,,
    untuk isian String = ( isikan sesuai string yang akan dipakai), Ely = (Isikan sesuai elevasi contur yang akan digambar), Desc = (Isikan keterangan jika itu merupakan titik bor, rumah atau keterangan yang lain) Apply
  • Setelah didigitizer string attribute diisi mulai mendititiser dipeta
  •  Untuk melanjutkan string yang berbeda klik enter atau F2, muncul digitizer string atribute dan isi..
Begitu seterusnya hingga seluruh contur dan keterangan yang ada pada peta didigitasi semua. Dalam proses digitasi walaupun belum selesai semuanya, lebih baik di save As terlebih dahulu agar bila sewaktu-waktu ada halangan data tidak hilang.

Surpac Tutorial Dasar - Load Data Excel

     Ditahap awal belajar pengaplikasian surpac kita belajar dasar pengenalan surpac, dan setelahnya tahap pertama kita akan belajar cara load data dari excel ke surpac. Data excel ini didapat dari pengukuran dilapangan dengan Total Station. Selanjutnya data akan diproses dengan surpac untuk pengaplikasian rencana kerja selanjutnya. Load data dari excel ke surpac adalah tahap awal dari semua pengaplikasian di surpac. 
Kita langsung saja kita praktekan cara load data ke surpac....

     Simpan data hasil pengukuran topografi dengan susunan seperti dibawah ini :
Contoh Data Excel hasil pengukuran topografi
   
     Simpan data dalam format (.csv) dan dibelakangnya diikuti angka (Id number). Keterangan yang dicantumkan boleh lebih dari satu. Tapi perlu diingat kolom-kolom mana saja tempat mencantumkan keterangan. Dan dalam menyusun data yang dibuat tidak boleh ada row yang kosong, agar bisa dibaca dalam surpac.

Buka program surpac vision
Pilih folder dimana file .csv tersebut disimpan
Click kanan untuk mengaktifkan directory "Set as work directory"

Load file .csv menjadi file .str / bentuk string


Isikan pada kolom Extension (.csv)
Kalau pakai description kita klick "use description" sehingga muncul tanda (V) tetapi kalau tidak pakai description tidak perlu di click. Tulis nama baru untuk data string di define to be convert location. Tidak perlu pakai id number, sebab id number akan mengikuti dari data csv yang diolah.

Y = northing,  X = easting,  Z = elevasi,  sting number = string
Kalau pakai description akan muncul dibawah ini tetapi kalau tidak pakai tidak muncul text dibawah ini.

Jika memakai keterangan Description 1 (d1) menyatakan kolom description, isikan sesuai data yang kita buat. Setelah itu masih akan mumcul fields separated by a character sampai text file field number ke 12, klik ok.
Data .csv tadi secara otomatis sudah menjadi file .str kemudian kita buka

Click Ketik RF (recall file) sehingga muncul
Kemudian pilih file .str yang dimaksud dengan click tanda segitiga disebelah kanan "Location". append berarti menimpakan pada peta yang masih ada di layer kerja. Replace berarti menutup peta yang lama pada layer kerja dan menggantinya dengan file baru.

Load data string ke excel

Open dan cari file string yang akan diambil. Dan harus diingat, data string yang diload harus berupa titik bukan garis, dan pada tipe file pindah ke all file.
Sortir Data Excel
Data yang di load dari format string menjadi .csv dalam excel susunanya tidak teratur. Untuk mengedit/ sortir data pilih data / sortir